Wilayah Balikpapan Timur menjadi salah satu potensi pertanian, salah satunya di Kelurahan Teritip. Pada 2014 atas program Presiden Joko Widodo dengan TNI bersama Babinsa menghidupkan kembali lahan pertanian dengan luas 60 hektar untuk menanam padi sebagai upaya meningkatkan komoditi pangan di kota Balikpapan.

Berlokasi di RT 15 dan RT 16 Gunung Binjai ini berhasil menanam padi pada lahan yang sudah lama tidak aktif ini menjadi konsumsi masyarakat. Hal ini dikatakan oleh Rudy Iskandar Lurah Teritip. "Dengan antusias para petani, hingga saat ini program pemerintah tersebut masih berjalan hingga saat ini," jelasnya.

Selain itu di daerah Teritip ini memang memiliki potensi lahan sayuran yang luas, beberapa pedagang pasar mengambil sayuran dari petani sini.

Babinsa Kelurahan Teritip juga terlibat dalam membantu menggerakan potensi pertanian agar tetap berjalan. “Kami mengharapkan Balikpapan dapat menghasilkan sayuran yang baik, agar ketersediaan sayuran mencukupi,” ujar Rudy.

Pada 2017 lalu, Bank Indonesia membuat program pembinaan kepada petani dalam menanam bawang merah di RT 28 Gunung Bubukan. Kegiatan ini dilakukan dalam memperkenalkan tanaman bawang merah dan memberikan bibit.

Teritip merupakan salah satu wilayah yang menjadi penyangga perkebunan dan pertanian, potensi penanamannya sebesar 100 hektar. “100 hektar ini mencakup keseluruhan, perkebunan karet juga,” ujar Rudy.

Rudy juga berharap, dari potensi yang besar ini dapat mengembangkan produksi pangan yang memadai agar Balikpapan ini tidak bergantung dengan kota lain. (bp-4/han)