Seluruh masyarakat Balikpapan apstinya sudah tak sabar untuk menyambut hari raya Idul Fitri. Segala macam persiapan kebutuhan mulai dari pakaian baru, makanan hingga perlengkapan lainnya.

Namun, bagi para kaum hawa, salah satu penunjang penampilan di hari raya adalah perhiasan emas. Bukan hanya sebagai alat untuk mempercantik diri, tetapi juga untuk investasi.

"Menjelang lebaran itu biasanya banyak yang belanja emas. Meskipun saat ini bekum ada kelihatan ramainya," ungkap Desi, salah satu karyawan toko emas Sejati Mas Rapak saat di temui Balikpapan Pos, belum lama ini.

Desi mengungkapkan, mulai ramainya para pengunjung yang berburu emas yakni pada saat H-7 menjelang Lebaran. Pasalnya, bagi para pekerja sebagian besar sudah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan para pedagang pun juga sudah tidak terlalu fokus berdagang di pasar Ramadan.

"Kalau dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, ramainya itu H-7. Kalau sekarang ini belum terlalu kelihatan, walaupun ada saja yang beli perhiasan," jelas Desi.

Hal senada juga diungkapkan Andi, selaku pemilik toko emas Ghaisan Jaya yang terletak di lantai 1, Rapak Plaza. Menurutnya, Ramadan tahun ini terbilang sepi apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum masa pandemi Covid-19.

Namun begitu, Andi menerangkan bahwa pengunjung tetap saja ada yang membeli emas. "Masih lebih banyak yang mencari emas perhiasan dibandingkan logam mulia," kata Andi.

Harga emas saat ini berkisar di angka Rp 700 ribuan per gram. Untuk logam mulia, ada yang Rp 900 ribuan per gram, ada juga yang Rp 1 jutaan per gram. "Walau sekarang masih sepi, nanti kemungkinan akan ramai menjelang Lebaran," pungkasnya. (cha)