Truk KT 8929 AS bermuatan pasir tidak kuat menanjak sehingga kembali mundur dan menabrak sebuah warung soto Lamongan di Jalan Sidodadi, kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Sabtu (27/6) sekira pukul 12.30 Wita.

Salah seorang saksi, Sumiran (50) menerangkan, saat kejadian dirinya sedang minum kopi di warung soto tersebut. "Ya tadi mau ngopi, karena biasa saya ngopi di warung ini, sudah langganan," kata Sumiran yang berjualan es doger keliling.

Dia melihat truk muatan pasir tersebut tidak kuat menanjak, akhirnya truk mundur hingga melewati sebuah pondasi. As truk tersebut patah hingga membuat truk terbalik dan mengenai warung soto. Akibatnya sebagian warung rusak serta pasir tumpah di area sekitar. Beberapa perkakas warung berantakan. Beruntung Sumiran berhasil menyelamatkan diri.

"Saya pas dudukan di situ, alhamdulillah bisa sempat lari. Rombong es doger saya hancur, perkiraan kerugian 3 jutaan lebih," imbuh Sumiran. Sementara itu, pemilik warung soto, Mustafa (52) mengatakan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun dirinya hanya mengalami kerugian materiil.

"Korban jiwa nggak ada, hanya korban materiil berupa rombong dan warung. Kerugian perkiraan 10 jutaan," ujar Mustafa.

Ditambahkan, dengan difasilitasi aparat terkait, para korban sudah bermediasi dengan supir dan pemilik truk. Kasus ini berakhir secara kekeluargaan. "Ya rencana kami akan bangun lagi warungnya, karena makannya (mata pencaharian,Red.) dari sini, dan pinginnya kalau bisa lebih bagus lagi bangunnya," imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, Mustafa berharap dari dinas terkait memasang rambu-rambu dan pengaman, karena jalan sangat tinggi dan sering terjadi kecelakaan.

"Harapannya untuk jalan agar tidak terlalu tinggi, karena kadang ada kendaraan yang tidak kuat menanjak. Dan perlu dikasih pengaman seperti pondasi yang lebih tinggi dan kuat di ujung jalan sini," imbuhnya. (bp-3/cal)