PROKAL.CO,

Sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020 jumlah warga meninggal akibat terpapar Covid-19 di Balikpapan mencapai 750 orang dan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Terpadu Jalan Soekarno Hatta Km 15 Karang Joang, Balikpapan Utara. Dari ratusan  makam tersebut terdapat 2 makam yang dipindahkan ke tempat pemakaman yang lain.

"Iya ada 2 makam Covid-19 yang dipindahkan, 1 makam ke TPU di area makam Katolik dan 1 lagi dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan," kata Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Ketut Astana. Adapun proses pemindahan makam Covid-19 harus mendapat izin dan persetujuan dari Ketua Satgas Covid-19 Kota Balikpapan yakni Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

“Dalam proses pemindahan petugas juga menerapkan prokes dan biaya pemindahan ditanggung oleh pihak keluarga bukan dari pemkot,” kata Ketut. Menurutnya, dari awal pandemi, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan lahan 1 hektar untuk pemakaman Covid-19. Namun kondisinya saat ini sudah penuh dan sudah disiapkan lagi laham 2 hektar yang masih dalam area TPU terpadu di Jalan Soekarno Hatta Km 15, Karang Joang, Balikpapan Utara.

Dia mengatakan, awalnya 1 hektar itu, targetnya bisa menampung 1.000 makam dengan jarak 1,5 meter antar makam ke makam lain. Tapi karena ada kriteria untuk makam Covid-19 jarak makam satu dengan yang lain 2,5 meter sehingga TPU tersebut hanya mampu menampung 500 makam.

"Saat ini kami tengah mempersiapkan lahan tahap kedua yang juga berdekatan dengan tahap pertama dengan luas sekitar 2 hektar dan diperkirakan mampu menampung hingga 1.600 makam," akunya. "Untuk lahan tahap kedua dalam proses penataan dan kondisinya menggunakan sistem terasering sehingga memudahkan dalam proses pemakaman," tutupnya. (djo/vie)