PROKAL.CO,

Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan bahwa melihat kondisi wilayah Kaltim, di mana penyebaran corona (Covid-19) belum berhenti, maka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan dilanjutkan lagi setelah PPKM darurat pertama selesai 20 Juli. Bahkan, wilayahnya akan diperluas, tidak hanya Balikpapan, Berau dan Bontang. Diperluas lagi ditambah Samarinda dan Kukar.

Hal tersebut disampaikan oleh Isran Noor usai menghadiri syukuran HUT ke-63 Kodam VI Mulawarman yang dilakukan di Makodam secara protokol kesehatan yang ketat, Senin (19/7) pagi.

Dia mengakui bahwa selama pelaksanaan PPKM sejak 8 Juli, wilayah Kaltim yang masuk PPKM darurat (Balikpapan, Berau, Bontang) kondisinya mulai membaik. Yakni adanya penurunan penambahan pasien terpapar corona, penurunan angka kematian dan tingginya angka kesembuhan. “Kondisinya sudah membaik, sudah mulai berkurang. Tetapi masih tinggi angka yang terpapar corona,” ujarnya.

Sementara itu Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto yang mendampingi Isran Noor menegaskan kembali bahwa pengendalian pandemi Covid-19 harus dilakukan secara sinergi antara Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat. “Penanganan pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan  sendiri-sendiri. Semua harus bersinergi. Pemerintah melakukan kebijakan, TNI dan Polri sinergi membantu penanganan pandemi. Masyarakat pun harus mendukung karena ini pandemi yang dirasakan bersama dan harus ditanggulangi bersama-sama,” tegas Pangdam.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebutkan Indonesia nomor 2 setelah Amerika Serikat tingkat kenaikan kasus Covid-19 di dunia. Dan sekarang beberapa negara lain juga mengalami kenaikan kasus.

"Kembali saya ingatkan, walaupun sudah vaksin, jangan lepas masker. Protokol kesehatan tetap diterapkan, tetap dilaksanakan, disiplin, tetap disiplin, jangan anggap enteng," tegas Presiden.