PROKAL.CO,

Kasus pencabulan anak perempuan umur 12 tahun yang diduga dilakukan oleh kakek inisial HA (54) yang dilaporkan ke Polresta Balikpapan beberapa waktu lalu, hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh petugas Polresta Balikpapan. Kanit PPA Polresta Balikpapan Ipda Iskandar Ilham SH mengatakan, bahwa kasusnya sampai saat ini terus berjalan dan kepolisian masih terus melakukan penyelidikan karena minimnya saksi-saksi.

"Masih dalam penyelidikan. Kami masih cari saksi-saksi lagi, cari tambahan saksi lagi," kata Iskandar kepada Balikpapan Pos, Rabu (21/7) kemarin. Adapun kakek HA terduga pelaku pencabulan, sebelumnya sempat ditahan selama 24 jam, kemudian dipulangkan namun harus wajib lapor. Hingga saat ini terduga masih melakukan wajib lapor setiap Senin dan Kamis di Polresta Balikpapan. “Terduga masih wajib lapor, " jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya seorang kakek berinisial H (54) warga warga Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat diduga melakukan pencabulan terhadap CA (12) yang juga tetangganya sendiri. Perbuatan tersebut diketahui warga saat korban CA melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya, korban mengaku mengalami perbuatan pencabulan dari pelaku. Selain itu pelaku juga memperlihatkan alat kelaminnya kepada anak kecil dan perempuan.

"Anak saya nangis-nangis, saya tanya kenapa, awalnya gak mau cerita. Saya paksa, akhirnya ngomong kalau dadanya dipegang orang itu," kata ayah korban. Setelah mendengar keterangan dari anaknya, ayah korban dan warga langsung menggeruduk rumah pelaku. Mengetahui banyak warga datang, HA mengunci rumahnya. Tak lama kemudian jajaran Polsekta Balikpapan Barat dan tim URC 110 Polresta Balikpapan datang ke TKP dan mengamankan kakek HA untuk menghindari amukan warga.  (jam/ono)