Hujan yang mengguyur wilayah Kota Balikpapan, 27 dan 28 Agustus malam, ternyata bukan hanya menyebabkan banjir, tetapi juga tanah longsor pada sejumlah titik di Balikpapan. Salah satunya di RT 32, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota.

"Kejadian tanah longsor di RT 32 itu terjadi pada Sabtu (28/8) pagi sekira pukul 07.00 Wita, sebab hujan deras yang menguyur kota Balikpapan, dari Jumat (27/8) malam hingga Sabtu (28/8). Sehingga membuat tahan bergerak," kata Lurah Prapatan Reza Dipa Pradeka kepada Balikpapan Pos, Senin (30/8).

Ia mengungkapkan, tanah longsor di RT 32 ini merupakan tanah longsor titik baru, dimana sebelumnya sudah ada dua titik tanah longsor. Jadi sekarang sudah ada tiga titik tanah longsor.

“Alhamdulillah dari pihak Tagana, Dinsos dan BPBD sudah mengecek titik longsor tersebut. Sehingga kita sudah mendapatkan bantuan terpal, untuk menutup titik longsor sementara waktu,” ujar Reza.

Ia berharap, longsor tersebut bisa segera ditangani, karena posisi rumah di dekat lokasi longsor sudah tergantung.

“Kami sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kecamatan. Sehingga pihak kecamatan langsung mengecek lokasi longsor tersebut,” akunya.

Menurutnya, harus ada penanganan khusus dari pemerintah kota, seperti melakukan siring di area longsor tersebut, agar ketika hujan kembali mengguyur kota Balikpapan. Longsor susulan tidak terjadi kembali, sebab ketinggian longsor mencapai 20 meter, hal itu sangat membahayakan rumah yang berada di atas titik longsor tersebut.

"Ketakutan warga jika terjadi longsor susulan bisa mengakibatkan seluruh rumah diarea titik longsor tersebut ambruk. Maka dari itu harus segera dilakukan penanganan secepat mungkin, seperti penyiringan agar tidak terjadi longsor susulan," tuturnya.

Reza menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan mengusulkan kepada pihak kecamatan untuk segera dilakukan penanganan mengunakan Dana Tidak Terduga (DTT). Karena ini menyangkut keselamatan warga setempat.

"Kami juga sudah berusaha dengan melakukan kerja bakti bersama warga, untuk membersihkan sisa-sisa tanah longsor dan memperbaiki terpal agar tidak tertiup angin," pungkasnya. (djo/vie)