Dalam rangka menuntaskan blank spot 15 desa di Kabupaten Paser, Bupati Paser dr.Fahmi Fadli bersama Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser Ina Rosana melakukan audiensi ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) di Gedung Menara Merdeka, Jakarta, Rabu (13/10).

Bupati dan jajaran diterima Direktur Layanan Masyarakat dan Pemerintah Bakti, Danny Januar Ismawan dan perwakilan Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Kominfo, Hilman.

Fahmi Fadli mengatakan, saat ini ada 15 desa di Paser yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, maka dari itu tujuan kedatangan Pemkab Paser ke Bakti agar pemerintah pusat melalui program Bakti dapat mengalokasikan menara telekomunikasi untuk melayani 15 desa yang saat ini belum terjangkau jaringan. Pembangunan jaringan telekomunikasi sangat penting dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan bagi masyarakat.

"Pemerintah daerah ingin ada pemerataan pembangunan infrastuktur jaringan telekomunikasi agar tidak ada kesenjangan pembangunan antar wilayah," ujarnya. Fahmi melanjutkan, melalui anggaran pemerintah daerah pada APBD Paser tahun 2022 direncanakan akan dibangun 5 menara telekomunikasi. Sedangkan kalau hanya 5 yang dapat dibangun, tentu saja 10 desa lainnya tidak menikmati pemerataan pembangunan.

"Kami harapkan dengan adanya pertemuan tersebut, Bakti dapat membantu dari segi kapasitas mereka dalam pembangunan tower di 10 desa tersebut,” jelas Fahmi. Sementara itu, Kepala DKISP Paser Ina Rosana menambahkan, untuk mendapatkan bantuan pembangunan menara telekomunikasi dari Bakti, 15 desa blank spot tersebut harus masuk dalam kategori 3T, yakni Tertinggal, Terdepan, dan Terluar. Jadi 15 wilayah blank spot itu seharusnya kewajiban operator seluler. Namun, karena mereka orientasi bisnis, tidak dimungkinkan untuk dibangun di lokasi tersebut. Solusinya, Pemkab Paser akan melanjutkan berkoordinasi dengan Direktorat SDPPI Kementerian Kominfo bersama pihak operator.

“Selanjutnya kami akan diundang SDPPI untuk mempertemukan kita apakah nanti operator siap membangun tower-tower di 15 desa tersebut,” kata Ina. Ina berharap apa yang dilakukan ini dapat membuahkan hasil sehingga program Bupati Paser yaitu Paser MAS untuk mewujudkan Kabupaten Paser yang Maju, Adil, dan Sejahtera dapat terwujud. "Harapan kami apa yang menjadi cita-cita Bupati Paser dalam mewujudkan Paser MAS terwujud," tandasnya. (tom/cal)