Sebuah kantor perusahaan ekpedisi  yaitu Ninja Ekspres yang berada di kawasan Jalan Siaga, Balikpapan Selatan,  dibobol maling pada Jumat (12/11) dinihari. Menurut keterangan Gusti Ridha yang merupakan koordinator kurir dan driver Ninja Ekspres uang yang berhasil diambil oleh pencuri yaitu sekitar Rp 130 juta yang disimpan dalam brankas. Dia meyakini, malingnya bukan orang jauh, tetapi bekas karyawan Ninja Ekspres.

Awalnya Gusti memulai aktivitas pekerjaan pada pagi hari pada Jumat pukul 05.00 Wita dan masuk ke ruangan staf yang merupakan tempat brankas untuk mengecek keadaan di dalam. Gusti kaget pada saat membuka pintu mengetahui ada sesuatu yang tidak seperti biasanya, termasuk triplek pembatas ruangan jebol. Selain itu kabel-kabel yang menguhubungkan kamera CCTV dengan receiver pun dalam keadaan tercabut.

Dirinya lebih kaget disaat brankas berisi yang berisi uang yang di antaranya setoran pembayaran Cash On Delivery (COD) posisinya berbeda dari sebelumnya, diapun langsung konfirmasi ke atasannya. "Yang bikin saya tahu, layar monitor CCTV itu mati dan lemari miring. Terus saya konfirmasi ke atasan menanyakan hal itu. Sedangkan kunci brankas tergeletak di atasnya," kata Gusti, kemarin.

Tak lama atasan Gusti datang ke TKP dan mengetahui uang dalam brankas sudah raib. "Brankas gak ada rusak, jadi posisi dalam keadaan baik," imbuhnya. Selanjutnya empat pekerja gudang yang bertugas pada saat itu menyampaikan tidak ada yang mengetahui atas kejadian itu karena saat itu kondisi hujan deras dan mereka fokus ke pekerjaan mereka. Dan mereka tidak ada sama sekali yang masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Pas saya tanyakan ada yang datang, baru salah satu dari mereka bilang R (terduga pelaku). Dia bekas karyawan di sini. Dulu dia bagian keuangan, dia juga mengetahui kode brankas," jelasnya.

Gusti melanjutkan, menurut keterangan keempat pekerja gudang, R mendatangi bekas tempat kerjanya itu bermaksud meminjam sepeda motor pada pukul 23.00 Wita malamnya dan kembali sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.  "Berarti ada selang 3 jam dari saat saya datang. Kebetulan waktu itu kondisi sedang hujan deras. Jadi mungkin pekerja gudang tidak mendengar kalau ada yang mencurigakan di dalam ruangan itu," imbuh Gusti.

Mengetahui kejadian tersebut, pihaknya melaporkan apa yang dialami pihak kepolisian dan tak lama polisi datang ke TKP dan melakukan pencarian terhadap pelaku. Menurut informasi dari Gusti, pelaku berinisial R sudah diamankan oleh kepolisian di kosnya dan mengakui perbuatannya. "Dia sudah di  Purwa (Mapolresta Balikpapan). Dia kemudian mengaku melakukan aksi itu setelah mengembalikan motor," pungkasnya.  Pihak kepolisian masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap tersangka R dan masih menunggu informasi lebih lanjut motif dari pelaku.(jam/ono)