Sampai saat ini belum diketahui pasti calon pengganti almarhum Thohari Aziz sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan untuk mendampingi Rahmad Mas’ud. "Hingga saat ini Wakil Wali Kota Balikpapan masih belum santer terdengar. Padahal kita merindukan sosoknya," kata Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman kepada wartawan, Senin (15/11).

Ia menjelaskan, seharusnya jabatan Wakil Wali Kota sudah diisi, sebab jika Wali Kota keluar daerah, maka ada wakil yang akan menggantikannya. Termasuk membantu program yang ada pada janji politik telah terealisasikan. Yakni BPJS Kesehatan gratis, normalisasi DAS Ampal untuk menangani masalah banjir dengan pengerjaan secara multiyears.

Dia mengatakan, bukan hanya normalisasi DAS Ampal saja, tapi juga pembangunan sekolah di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Selatan akan dilakukan secara multiyears. Serta seragam sekolah yang saat ini sudah berjalan, untuk sekolah yang akan dibangun, yaitu SD dan SMP.

"Tapi sekarang ini, kita lagi merindukan sosok Wakil Wali Kota Balikpapan. Berbeda sama Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang mengundurkan diri, untuk maju menjadi calon Wakil Presiden, jadi wajib mundur. Tapi kalau Wakil Wali Kota Balikpapan dikarenakan meninggal dunia," ujarnya.

"Tapi memang semua itu tergantung dari Wali Kota Balikpapan, karena wali kotalah decision makernya. Sebab Wali Kota yang punya mau. Cuma kita ini merindukan sosok Wakil Wali Kota Balikpapan, yang hingga saat ini masih kosong. Tapi semuanya keputusan tergantung dari Wali Kota mau atau tidak," tuturnya.

Menurut Taufik memang di Permendagri semua ada aturannya. Mengingat, bulan Desember ini akan dilakukan open bidding atau lelang jabatan untuk ASN eselon II untuk mengisi kekosongan kepala OPD. “Jadi sebelum hal ini dilakukan kami berharap sudah ada Wakil Wali Kota,” harapnya. (djo/vie)