Ada beberapa keluh kesah yang diharapkan dapat terwujud oleh tenaga pendidik pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati tiap tahunnya. Salah satunya harapan dari Kepala Sekolah SDN 014 Tanah Grogot, Saptono. Menurutnya, para guru perlu perhatian dari pemerintah karena sudah mengabdikan dirinya untuk mendidik generasi penerus bangsa. Utamanya para guru honorer yang masih jauh dari kata sejahtera, karena gaji yang mereka peroleh belum bisa mencukupi kebutuhan tiap harinya.

"Walaupun gaji guru honorer sesuai standar dari daerah, mereka masih jauh dari kata sejahtera. Sementara dari segi pekerjaan tetap sama, yaitu ikut mencerdaskan anak bangsa," kata Saptono saat di temui di ruang kerjanya, Jumat (26/11).

Saptono melanjutkan, gaji guru honorer di Kabupaten Paser Rp 2,2 juta, yang diharapkan dapat ditingkatkan lagi menyesuaikan tingkat kebutuhan saat ini. "Guru honorer berhak untuk sejahtera, karena mereka bekerja tujuannya untuk kesejahteraan mereka, yang bayarannya masih minim," tegasnya.

Menanggapi hal itu, di kesempatan yang berbeda Bupati Paser dr.Fahmi Fadli menginginkan agar semua guru di Paser dapat meningkatkan kapasitasnya di masa pandemi Covid-19.

"Kami berharap kepada semua guru apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini terus meningkatkan kapasitasnya agar bisa lebih berkualitas lagi ke depan," ujar Fahmi Fadli.

Fahmi mengatakan, Pemkab Paser tidak menutup mata dalam hal peningkatan pendidikan di Paser. Seperti halnya dengan adanya program prioritas yang akan direalisasikan pada 2022 mendatang oleh Pemkab Paser di bidang pendidikan utamanya untuk menunjang fasilitas para guru.

"Salah satu bentuk perhatian kami dari pemda pada guru yaitu program 1 guru 1 laptop, hanya saja untuk penyalurannya dilakukan secara bertahap," tambahnya. Sementara itu, berkaitan dengan adanya permintaan untuk peningkatan gaji guru, Fahmi menegaskan telah menyiapkan hal tersebut.

"Insyaallah 2022 sudah ada dari kami untuk peningkatan honor guru, cuma berapa besarannya nanti dari BKAD yang menjelaskan," imbuhnya. Diketahui, pada peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-76 mengangkat tema Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan. (tom/cal)