Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi menggelar reses masa sidang III/2021 di beberapa desa, salah satunya di Desa Krayan Bahagia, Kecamatan Long Ikis, 30 November hingga 2 Desember 2021.

Hendra mengatakan, dari hasil resesnya, beberapa usulan yang disampaikan warga diantaranya persoalan infrastruktur jalan, drainase, jembatan, serta persoalan lahan sawit warga.

"Pada reses sebelumnya beberapa kali digelar tidak terbuka seperti yang dilakukan di Krayan Bahagia, karena terkendala pandemi Covid-19. Sehingga pembatasan pengumpulan masyarakat," kata Hendra Wahyudi, Kamis (2/11)

Hendra melanjutkan, idealnya minimal setiap anggota DPRD tiga kali reses dalam setahun. Kali ini merupakan reses ketiganya. Dia pun juga menyampaikan ke masyarakat terkait tugas dan fungsi seorang anggota DPRD yang harus dipahami masyarakat. Mulai dari legislasi atau pembentukan peraturan, budgeting atau anggaran, yaitu membahas persetujuan anggaran, dan terakhir pengawasan pembangunan pemerintah daerah. Baik itu di peraturan dan belanja daerah.

"Biasanya selain reses, penyerapan masyarakat juga di musrenbang desa," kata Hendra Wahyudi.

Hendra menjelaskan, ada aspirasi warga yang sangat kompleks berupa permintaan masyarakat mengenai Surat Hak Milik (SHM) kebun plasma sawit. Sementara ada yang sudah lunas. Sehingga sebagian masyarakat tidak bisa menerima program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting. "Ini akan dibahas lagi bersama dengan Komisi I DPRD Paser dan juga instansi terkait," ujarnya.

Selain itu, ada beberapa serapan apirasi lain yang dia terima berupa insfratruktur jalan, jalan usaha tani, jembatan, dan juga drainase. Pembangunan desa tidak hanya bisa diakomodir melalui dana desa yang sangat terbatas, serta kemampuan anggaran daerah juga yang sering kali jadi penghambat usulan masyarakat belum terakomodir. Oleh karena itu perlu diiringi dengan anggaran kabupaten, provisi, dan pusat.

"Perlu kerjasama semua pihak agar pembangunan fisik lebih cepat," tutur Hendra

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Krayan Bahagia, Iwan Himawan mengatakan, kali ini reses kesekian kali dikunjungi Hendra Wahyudi. Kehadiran Hendra merupakan komitmen nyata dukungan anggota DPRD dalam meninjau pembangunan di desa.

Pemerintah desa mengharapkan aspirasi masyarakat bisa diakomodir tahun depan. Iwan meminta arahan regulasi di pemerintah daerah saat ini, agar pemerintah desa memahami untuk birokrasi usulannya.

"Warga jangan sungkan dan ragu menyampaikan, mumpung ada ketua DPRD di sini," kata Iwan. Fokus dalam pemberdayaan masyarakat desa, kata Iwan, merupakan usulan pembangunan yang diinginkan ke depannya. Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Krayan Bahagia pun menyampaikan banyak infrastuktur yang belum selesai. Masih banyak jalan rusak yang perlu diperbaiki kembali. Seperti jalan lingkungan RT dan jalan usaha tani.

"Dengan hadirnya Ketua DPRD Paser ke desa kami diharapkan komitmen yang dilakukan dapat benar-benar terealisasi dan kami ucapkan terimakasih banyak kepada ketua DPRD yang telah reses ke desa kami," ujar Iwan.(tom/cal)