Tempat isolasi mandiri untuk perawatan pasien Covid-19 yang disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kini nol pasien. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty. “Tempat isolasi terpusat atau isoter kita sudah kosong, baik di wisma juga hotel Grand Tiga Mustika,” katanya, Minggu (5/12).

Hal tersebut menandai semakin terkendalinya angka kasus aktif penyebaran Covid di Kota Balikpapan. Bahkan beberapa kali tanpa ditemukan kasus positif baru. “Pelandaian kasus sangat terasa. Beberapa kali kita tidak menemukan kasus terkonfirmasi positif atau nol kasus baru. Demikian juga pasien positif yang dirawat di rumah sakit kian menurun, saat ini hanya sekitar tujuh pasien baik di ruang isolasi dan ICU,” ujarnya.

Sangat landainya kasus ini hasil dari berbagai upaya penanganan yang dilakukan. Terutama 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas) oleh masyarakat.
Upaya lainnya adalah 3T, yakni pengetesan, pelacakan, dan perawatan (testing, tracing, treatment). Dan terakhir dengan percepatan vaksinasi.

“Vaksinasi sudah 95,70 persen dosis satu, dan 77,1 persen dosis kedua. Saat ini kita terus mencari masyarakat yang belum vaksin dengan upaya jemput bola agar target seratus persen tercapi,” ucapnya. Dalam rangka antisipasi varian baru juga gelombang ketiga, tempat isolasi hingga ruang isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan tidak ditutup. “Kita tidak menutup dulu karena memang secara global kita mengantisipasi gelombang ketiga akhir tahun ini,” tandasnya. (Fredy Janu/Kpfm)