Kembali putri asli daerah Paser, Rafha Fanadilah yang merupakan muslimah muda berhasil terpilih sebagai pemenang pada acara grand final Beauty Muslimah Indonesia yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah,  Sabtu (4/12) lalu.

Pada ajang tersebut diketahui Rafha Fanadilah berhasil menyisihkan 64 peserta lain yang merupakan muslimah muda yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Pada grand final tersebut Rafha terlihat anggun memakai gaun muslimah berwarna merah muda.

Ketika pembawa acara menyebut pemenangnya adalah Kalimantan Timur, sontak senyum sumringah terlihat di wajah gadis kelahiran 19 Oktober 1999 ini. Lalu dia menyatukan dua telapak tangan di dada sambil menganggukkan kepala sebagai ungkapan terimakasih kepada para pendukungnya.

"Rasanya deg-degan ya, nggak nyangka jadi pemenang," kata Rafha mengungkapkan rasa gembiranya. Rafha menceritakan bagaimana tahapan yang dilalui cukup menguras perasaannya. Awalnya dari 65 peserta diseleksi menjadi 15 besar, selanjutnya dipilih 10 besar.

“Di tahapan seleksi nama saya selalu disebut terakhir, di situlah rasa deg-degan muncul," ujar Alumnus Program Diploma Teknologi Informasi Universitas Amikom Yogyakarta ini.

Sementara itu, salah satu pendamping Rafha, Nina dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser mengatakan, Rafha memang berbakat dan cerdas sehingga bisa melalui rangkaian grand final dengan baik. Pada saat tampil di grand final, Rafha Fanadilah mengenakan kostum pertama yakni pakaian adat Dayak Kenyah saat catwalk. Dan pada saat menampilkan tarian Paser, Rafha memakai pakaian adat Paser. Sementara gaun muslimah berwarna merah muda, kata Nina disediakan panitia setelah masuk 10 besar. "Alhamdulillah kami hanya tiga kali pertemuan membimbing dia, tapi hasilnya maksimal, karena memang anaknya berbakat, ” kata Nina.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Muksin mengaku bangga putri asal Paser menjadi pemenang Beauty Muslimah Indonesia 2021. Berbagai upaya dilakukan Disporapar agar Rafha mendapat dukungan baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat Paser beberapa hari sebelum berangkat menuju Solo. Di antaranya meminta restu kepada Bupati Paser dr.Fahmi Fadli dan Wabup Hj.Syarifah Masitah Assegaf. Selain itu juga meminta dukungan publikasi kepada Dinas Kominfo agar diketahui masyarakat luas.

“Disporapar memfasilitasi Rafha Fanadilah untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat. Selain bantuan dana, kami juga mengirim tiga orang di antaranya dua staf Disporapar dan satu orang penata rias untuk mendampingi Rafha saat grand final," ucap Muksin. (tom/cal)