Dalam beberapa waktu ke depan diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Kota Balikpapan akan terjadi cuaca yang kurang baik yaitu angin puting beliung, hujan lebat serta gelombang tinggi.

Kepala Stasiun BMKG Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Erika Mardiyanti belum lama ini menyampaikan hal itu terjadi dikarenakan saat ini terjadi tropical caylon di Samudera  Hindia.

Erika melanjutkan bahwa pada posisi tersebut dijelaskannya terjadi pergerakan menjauh, namun  untuk wilayah Balikpapan sendiri, karena cyclone itu timbul hingga punah itu memerlukan beberapa waktu, namun untuk saat ini masih proses tumbuh. "Yang kami khawatirkan disini adalah ekornya. Kalau dia sudah menjauh dampak ekornya larinya ke angin kencang dan hujan lebat. Kenapa di Balikpapan agak panas karena uap airnya tertarik ke sana daerah Tropical Cyclone  tersebut," kata Erika, Jumat sore (3/12) kemarin.

Dirinya menambahkan yang perlu di antisipasi untuk wilayah di Balikpapan sendiri adalah gelombang tinggi, namun saat ini memang masih cenderung aman. "Untuk angin puting beliung itu karena penguapan yang tinggi perlu diantasipasi juga, termasuk dengan  longsor dan banjir," imbuhnya. Lebih lanjut Erika sampaikan pihaknya meminta masyarakat agar selalu mengupdate informasi BMKG, untuk memantau kondisi cuaca terkini.

Informasi dari BMKG sendiri ada jangka panjang dan jangka pendek, untuk prakiraan cuaca jangka panjang yaitu tahunan, musiman dan bulanan sedangkan prakiraan jangka pendek sendiri ada prakiraan mingguan harian, hingga pada posisi jam.

Dia jelaskan juga pihaknya harus memberikan update informasi setiap hari terkait cuaca kepada masyarakat, oleh karenanya ada informasi jangka panjang dan jangka pendek. Adapun di Balikpapan sendiri yang di khawatirkan adalah gempa bumi.

"Kalau di Balikpapan ini lebih ke dominan lokal. Karena memang dekat dengan pantai dan laut. Dan itu yang perlu kita jaga semua. Kalau di Balikpapan ini yang dikhawatirkan jika terjadi gempa di daerah Sulawesi karena Kalimantan berdampak langsung dengan wilayah Balikpapan," bebernya.

Erika lanjutkan bahwa di Balikpapan hingga saat ini masih belum bisa dikatakan aman dari gempa bumi, pernah terjadi gempa namun masih skala rendah yaitu dibawah 5 Skala Richter, dirinya berharap bencana tidak akan terjadi.

"Mudah-mudahan saja prediksi yang kami buat tentunya besar harapan diantisipasi dan memitigasi kejadian tersebut tentunya. Meski kami tidak mengharapkan adanya bencana," pungkasnya. (jam/ono)