Gelombamg tinggi disertai angin kencang pada Senin malam (6/12), mengakibatkan satu buah rumah warga di RT 4, Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota (Balkot) roboh. Belakangan, rumah tersebut diketahui milik Hendrik (42). Ia tinggal bersama istrinya Nur Hidayah (31) serta dua anaknya Aira Ramadani (12) dan Bintang Ramadan (6).

“Cuacanya memang ekstrem pak tadi malam. Gelombang besar dan angin kencang. Sekitar pukul 19.30 Wita itu rumah saya roboh. Enggak ada barang yang bisa diselamatkan,” aku Hendrik saat ditemui, Selasa (7/12). Beruntung saat kejadian mereka tak ada dalam rumah. Hendrik saat itu sedang menjalankan aktivitasnya berjualan aksesoris, sementara istri dan anak sedang mengungsi di daerah MT Haryono.

“Kami sekeluarga memang sementara mengungsi di rumah mertua daerah Dam, karena memang rumah mau dibaikin lantainya setelah sebelumnya dihantam gelombang juga. Jadi ada bolong semua lantainya,” ungkap Hendrik.

Kini rumah berukuran 6×8 itu rata. Hanya menyisahkan material bahan bangunan yang sebagian besar dari kayu. Hendrik pun berharap bantuan dari pemerintah, sebab rumahnya hancur seratus persen karena bencana alam.

“Kita berharap bantuan dari pemerintah, karena ini bencana alam bukan karena kesalahan sendiri. Tadi sih sudah ditinjau sama Lurah, sudah didata. Untuk bantuan katanya ngurus ke Dinsos. Sementara ini numpang lagi di rumah mertua,” ucapnya. (Fredy Janu/Kpfm)