Guna mengantisipasi kasus pencurian yang saat ini acap kali terjadi di Kecamatan Tanah Grogot, diperlukan kerjasama semua pihak. Mulai warga, ketua RT, kepala desa, hingga aparat berwajib. Semua harus bersinergi.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan atau mengajak warga menjaga keamanan lingkungan. Seperti yang dilakukan Kepala Desa Senaken, Bambang Supriyadi yang menggelar sayembara dengan menyiapkan hadiah uang tunai bagi yang berhasil menangkap pencuri di wilayah desanya.

"Hadiahnya uang tunai Rp 2,5 juta," kata Bambang Supriyadi saat dikonfirmasi, Rabu (8/12). Bambang menuturkan, sayembara tersebut dilakukan untuk jaga-jaga. Pasalnya, belakangan ini marak kasus pencurian di Kecamatan Tanah Grogot. "Alhamdulillah di Senaken tidak ada. Ini sebagai bentuk antisipasi kami di Desa Senaken," imbuhnya.

Bambang menerangkan, adanya sayembara ini untuk mengajak aktif penjagaan keamanan di rumah atau lingkungan masing-masing. Juga sebagai wujud dukungan kepada apparat, bahwa menjaga lingkungan harus sama-sama dan bersinergi, bukan satu pihak saja.

Sayembara ini sebelumnya pernah dilakukan akhir 2020 lalu, dan sangat efektif. Disebutkan, saat itu terjadi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dan ada 4 sepeda motor warga yang hilang berhasil ditemukan. Sayembara dengan hadiah uang Rp 2,5 juta, disebutnya berlaku sampai akhir masa jabatannya pada 2023 mendatang.

"Efektif sekali adanya sayembara ini. Uang hadiah murni dari kantong pribadi," akunya. (tom)