Meski sudah ada larangan cuti dari pemerintah, masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi tetap dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian. Arus lalu lintas di Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) pun dipastikan akan meningkat dibandingkan dengan hari normal.

“Kenaikan trafik diperkirakan terjadi mulai 24 Desember 2021 sampai 3 Januari 2022. Jika di hari biasa enam ribu kendaraan per hari dan akhir pekan sembilan ribu, maka pada saat libur Nataru diprediksi 12 ribu kendaraan per hari,” kata Dirut PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (PT JBS) Jinto Sirait kepada wartawan, Jumat (10/12).

Menyikapi potensi kenaikan jumlah kendaraan tersebut, jajaran JBS melakukan berbagai persiapan. Mulai dari sarana hingga petugas yang siap bekerja 24 jam, karena para pengguna jalan tol tidak mengenal waktu. “Segala sesuatunya sudah siap. Dalam hal traksaksi tol, alat-alatnya, juga pelayanan lalu lintas ditinggkatkan. Termasuk patroli PJR dan ambulance siap 24 jam,” ungkap Jinto.

Kemudian yang utama adalah kesiapkan jalan tolnya sendiri, dipastikan tidak ada jalan yang berlobang. Kondisi rambu hingga jalur juga sudah siap dilalui. Dengan demikian, secara keseluruhan tidak ada hambatan bagi pengguna jalan.

Termasuk proyek pengerjaan lapis ulang di ruas jalan tol guna meningkatkan kenyamanan bagi pengguna yang saat tengah berlangsung. Jelang libur Nataru, kegiatan tersebut akan dihentikan sementara mulai 20 Desember 2021 dan dilanjutkan kembali setelah 3 Januari 2022. “Tapi kalau dalam kondisi libur Nataru ada kerusakan akan segera kami tangani. Ada petugas piket jaga untuk menangani hal tersebut,” ucapnya. (Fredy Janu/Kpfm)