Kasus gantung diri kembali terjadi di Kota Beriman. Seminggu yang lalu,  seorang pria gantung diri di Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat. Kali ini seorang pemuda 27 tahun yang kesehariannya bekerja buruh lepas, gantung diri di tempat kosnya, Kos  Hijau Jl Joko Tole RT 58 Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah.  Pemuda berinisial RAS ditemukan sudah dalam kondisi tewas tegantung pukul 22.00 Wita, Minggu (19/12).

Bersama Pawas Polsek, Piket Reskrim, Piket Intel, Piket Penjagaan, Panit dan anggota Opsnal Reskrim Polsek Balikpapan Utara, Lurah Sumber Rejo, Babinsa Sumber Rejo serta Ketua RT 58 Sumber Rejo, langsung mendatangi TKP. RAS gantung diri menggunakan tali rafia berwarna merah, gantung  diri di teras Kos Hijau.

Dari keterangan yang dihimpun Balikpapan Pos, RAS  kelahiran Nepa Mekar 01 Mei 1994,  alamat sesuai Kartu Keluarga (KK) tinggal di Jl Pangeran Antasari No 33 RT 66 Kelurahan  Karang Rejo, Balikpapan Tengah.

Awalnya saksi Klaudia (17) dan Asya (17) sedang berada di kamar kos bersebelahan dengan kamar kosyang ditempati RAS. “Saat itu saksi mendengar seperti orang jatuh di lantai. Lantai kos-kosan dari kayu, rumah panggung.  Kemudian saksi keluar kamar kosan dan melihat korban sudah tergantung. Kemudian Klaudia dan Asya memberi tahu warga sekitar dan warga sekitar kos-kosan berdatangan,” ujar  Pawas Polsek Balikpapan Utara, Ipda Suyono Hadi.

Mendengar ada yang gantung diri,  saksi Anca (40),  penjaga kos-kosan  langsung datang ke TKP dan melihat RAS sudah tergantung menggunakan tali rafia bewarna merah. Sewaktu tiba di TKP, Anca melihat korban masih seperti bergerak. “Kemudian Anca mengambil sapu ijuk mendorong badan RAS. Karena tidak ada respon, Anca langsung menyuruh warga sekitar mengambil pisau kemudian memotong tali yang digunakan korban untuk gantung diri, kemudian korban terjatuh di lantai dan tidak bergerak,” imbuh Hadi.

Atas kejadian tersebut warga bernama Fastiar  langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Sumber Rejo Bripka Sigit dan Polsek Balikpapan Utara. Pukul 23.05 Wita, mayat RAS dibawa ke RSU Kanujoso Djatiwobowo (RSKD) oleh relawan Rescue Garuda untuk dilakukan visum. Atas kejadian tersebut keluarga korban tidak keberatan dan membuat surat peryataan.

Kapolsek Balikpapan Utara melalui Panitreskrim Iptu Subari menyampaikan bahwa,  motif gantung diri RAS karena permasalahan dengan keluarganya. "Ada permasalahan dengan keluarganya," jelasnya singkat. (jam/ono)