Sejak Rahmad Mas’ud dilantik sebagai Wali Kota Balikpapan oleh Gubernur Kaltim Isran Nooor 31 Mei 2021 lalu. Sampai saat ini, untuk posisi Wakil Wali Kota pengganti almarhum Thohari Aziz belum ada. Sempat muncul beberapa nama dari PDI Perjuangan yakni Risti Utami Dewi istri alhamrhum Thohari Aziz dan anggota DPRD Kaltim H Baba. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan kapan Wali Kota Rahmad Mas’ud menunjuk seorang Wakil Wali Kota.

Sesuai surat arahan dari Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 132/8067/OTDA pada tanggal 9 Desember 2021, pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Kota berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung. Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung mengusulkan dua orang calon kepada DPRD melalui Wali kota, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

Pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati atau Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan, terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut. Menanggapi hal tersebut Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan bahwa dirinya masih menunggu usulan dari partai pengusung untuk menindaklanjuti kekosongan jabatan Wakil Wali Kota.

"Jangan tanya saya. Tanya sama dewan. Usulan partai pengusung. Itukan dari dewan," kata Rahmad kepada wartawan ketika dikonfirmasi, Rabu (12/1).

Ia menerangkan bahwa proses pengajuan kekosongan jabatan Wakil Wali Kota merupakan wewenang dari legislatif, sehingga dirinya tidak bisa berkomentar lebih.

Sekadar diketahui delapan partai politik pengusung Rahmad-Thohari di Pilkada 2020 lalu. Yakni, Partai Golkar (11 kursi), PDIP (8 kursi), Partai Gerindra (6 kursi), PKS (6 kursi). Kemudian, Partai Demokrat (4 kursi), PPP (3 kursi), PKB (1 kursi), dan Perindo (1 kursi). Dengan total 40 kursi. Ditambah dua partai politik pendukung non-parlemen. Yaitu, PAN dan Berkarya.(djo/vie)

BALIKPAPAN- Sejak Rahmad Mas’ud dilantik sebagai Wali Kota Balikpapan oleh Gubernur Kaltim Isran Nooor 31 Mei 2021 lalu. Sampai saat ini, untuk posisi Wakil Wali Kota pengganti almarhum Thohari Aziz belum ada. Sempat muncul beberapa nama dari PDI Perjuangan yakni Risti Utami Dewi istri alhamrhum Thohari Aziz dan anggota DPRD Kaltim H Baba. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan kapan Wali Kota Rahmad Mas’ud menunjuk seorang Wakil Wali Kota.

Sesuai surat arahan dari Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 132/8067/OTDA pada tanggal 9 Desember 2021, pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Kota berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung.

Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung mengusulkan dua orang calon kepada DPRD melalui Wali kota, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

Pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati atau Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan, terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan bahwa dirinya masih menunggu usulan dari partai pengusung untuk menindaklanjuti kekosongan jabatan Wakil Wali Kota.

"Jangan tanya saya. Tanya sama dewan. Usulan partai pengusung. Itukan dari dewan," kata Rahmad kepada wartawan ketika dikonfirmasi, Rabu (12/1). Ia menerangkan bahwa proses pengajuan kekosongan jabatan Wakil Wali Kota merupakan wewenang dari legislatif, sehingga dirinya tidak bisa berkomentar lebih.

Sekadar diketahui delapan partai politik pengusung Rahmad-Thohari di Pilkada 2020 lalu. Yakni, Partai Golkar (11 kursi), PDIP (8 kursi), Partai Gerindra (6 kursi), PKS (6 kursi). Kemudian, Partai Demokrat (4 kursi), PPP (3 kursi), PKB (1 kursi), dan Perindo (1 kursi). Dengan total 40 kursi. Ditambah dua partai politik pendukung non-parlemen. Yaitu, PAN dan Berkarya.(djo/vie)