Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan mulai melakukan tahapan seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan dua direksi Perumda Tirta Manuntung atau PDAM.

“Jadi saat ini sedang dalam proses sambil kita menyiapkan administrasinya. Pastinya ketika kita akan memulai seleksi, informasi ini kita akan sebarkan. Karena amanat undang-undang ketika proses seleksi ini dilaksanakan kita harus mengumumkan,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setdakot Balikpapan Neny Dwi Winahyu kepada wartawan di kantornya, Jumat (21/1).

Ia menerangkan bahwa ada beberapa tahapan sebelum proses seleksi dilaksanakan. Yang pertama adalah proses proses administrasi ini harus sesuai dengan PP 54 tahun 2017, yang mewajibkan kepada kita menyampaikan proses seleksi ini kepada Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa proses tahapan pengisian kekosongan jabatan direksi PDAM ini masih terus berjalan. Sebelum dilakukan pembentukan panitia seleksi. Hal itu dilakukan dalam rangka kelancaran organisasi, agar kinerja PDAM ini dapat efektif dan efisien untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk saat ini, jabatan Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung masih dijalankan oleh Rahmad Julianto sebagai pelaksana tugas (Plt), pasca dicopotnya Haidir Effendi dari jabatan Direktur Utama dan Arief Purnawarman dari Direktur Teknik pada akhir Desember 2021 lalu. “Untuk prosesnya kita usahakan secepatnya. Untuk target kapan dilaksanakan seleksi, kita serahkan semuanya kepada kebijakan walikota sebagai kuasa pemilik modal Perumda Tirta Manuntung,” ujarnya. (MAULANA/KPFM)