SULAIMAN yang merupakan Kepala Puskesmas Gunung Bahagia sebagai perantara antara keluarga korban dengan DLH Kota Balikpapan mengatakan bahwa permasalahan meninggalnya Andi Lutfi Hidayat (9) karena tertimpa pagar tempat penampungan sampah, sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Dirinya bersama Lurah Gunung Bahagia serta dari DLH Kota Balikpapan datang ke rumah ibu korban di RT 13 untuk memberikan santunan berupa uang tunai. Dia menceritakan pada saat kejadian, orangtua korban bernama Mallo masih berada di Sulawesi. "Ayah korban menelepon saya dan menyerahkan sepenuhnya sama saya," kata Sulaiman,  Minggu (3/4).

Sulaiman menilai, dari  kejadian tersebut ada kesalahan dari DLH Kota Balikpapan dan hal tersebut sudah disampaikan kepada keluarga korban. "Karena pagar berdiri tanpa ada tulangan. Sangat fatal memang, kemarin saya menghubungi keluarganya, diselesaikan secara kekeluargaan saja," jelasnya.

Lebih lanjut Sulaiman mengatakan, karena  ayah korban berada di Sulawesi, dirinya diserahi untuk mengurus semuanya termasuk pemakaman jenazah Andi Lutfi Hidayat.

Dengan adanya kejadian tersebut, dirinya berharap jangan sampai terjadi yang kedua kalinya. "Jangan terjadi kelalaian lagi, itulah harapan kita," harapnya. Selain itu dirinya juga berharap, lokasi tempat sampah tersebut agar dipelihara dan difungsikan dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi lagi. (jam/ono)