Warga RT 05 Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara heboh. Selasa (5/4) malam sekitar pukul 22.11 Wita, ditemukan jasad seorang wanita tanpa identitas di dekat pemancingan. Kondisi mayat tak bisa dikenali lagi karena sudah proses pembusukan yang diperkirakan meninggal sekitar 5 hari lalu. Di sekitar mayat juga tidak ditemukan kartu identitas seperti KTP dan lainnya. 

Untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya, Polresta Balikpapan menurunkan tim Inafis  (Indonesia Automatic Fingerprint System)  melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  Dari informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, awalnya ada warga yang mencium bau tidak sedap di lokasi dekat pemancingan Graha Indah.  Warga pun penasaran yang mencari sumber bau tersebut.  Sungguh mengejutkan, ternyata jasad seorang wanita yang sudah mulai hancur.

"Identitasnya tidak diketahui. Tim Inafis dari Polresta sudah ke lokasi kejadian," kata lurah Graha Indah Satrio kepada Balikpapan Pos, Rabu (6/4). Petugas Inafis Polresta dan Polsek Balikpapan Utara mendatangi lokasi kejadian, Rabu (6/4)  untuk melakukan olah TKP. Dari olah TKP diharapkan  bisa mengungkap identitas korban dan menyebab kematiannya. Petugas Inavis mengatakan, kematian perempuan misterius tersebut belum mengarah sebagai korban pembunuhan.  Di lokasi kejadian terdapat semak belukar dan ditemukan satu batang kayu Ulin. Selanjutnya petugas melakukan pemasangan police line di TKP.

Salah satu warga bernama Dadang yang  ikut menemukan mayat mengatakan, dirinya akan menjebak burung. Tiba-tiba dikagetkan oleh biawak yang kabur serta bau busuk menyengat. “Ternyata ada jasad seorang wanita,” ujarnya. Dadang sempat mengira sebuah boneka."Saya kira boneka, tapi saya gak berani ngecek, namanya takut," kata Dadang. Akhirya dirinya lapor ke warga setempat bernama Kateno, dan selanjutnya kabar tersebut disampaikan kepada warga lain dan ke polisi.

Babhinkamtibmas Graha Indah Aiptu Wempi mengatakan tidak mengenal korban, selain itu warganya juga tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarga. "Saya sudah tanya ke beberapa RT di sekitar situ. Tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Saya juga gak kenal sama korbannya," jelas Wempi. Wempi menegaskan menyerahkan sepenuhnya dari tim Inafis Polres untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Kalau ditanya apakah korban pembunuhan, semuanya masih dalam penyelidikan,”  pungkasnya. (jam/ono)