Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Paser, Hairul Saleh melalui Sub Koordinator Kasi Pembinaan, Pengembangan dan Fasilitasi Permodalan UMKM Eric Apriantour mengatakan, terdapat 12.029 pelaku usaha mikro bidang kuliner saat ini Paser, namun baru 784 yang memiliki izin edar.

"Seharusnya para pelaku usaha di bidang kuliner diwajibkan memiliki izin edar. Saat ini baru 784 pelaku usaha yang memiliki izin edar," kata Eric, Kamis (7/4). Hingga saat ini Disperindagkop UKM Paser masih terus berupaya memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha, agar usaha yang dimiliki para pelaku usaha dapat memiliki izin edar di pasaran.

"Tahun ini rencananya ada pelatihan keamanan pangan untuk 200 pelaku usaha kuliner melalui dana alokasi khusus (DAK)," ucapnya. Menurut Eric, saat ini di Paser masih banyak pelaku usaha mikro yang perlu mendapat pembinaan ketahanan pangan. Dimaksudkan agar produk mereka memiliki izin edar dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Selain Disperindagkop, instansi atau perangkat daerah lain juga bisa melakukan pembinaan bagi pelaku usaha, termasuk pemerintah desa.

"Yang terbaru kemarin, PKK juga melakukan kegiatan pelatihan keamanan pangan untuk UKM. Dalam waktu dekat ini ada juga pemerintah desa mengadakan pelatihan," ucapnya.

Dalam memberikan pelatihan keamanan pangan, kata Eric, Disperindagkop selalu melibatkan instruktur atau narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) yang telah memiliki sertifikasi pelatihan dari BPOM. Pasalnya di Paser hanya ada satu pegawai di Dinkes yang punya sertifikat dari BPOM.

Dia berharap sinergitas perangkat daerah lain dalam pelatihan keamanan pangan, terutama perangkat daerah yang memiliki pelaku usaha di bawah binaannya. UMKM yang tidak mengantongi izin edar, produknya tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tidak ada lisensi dari BPOM.

Diketahui saat ini jumlah pelaku UMKM sektor kuliner jumlahnya terus bertambah, terlebih di masa pandemi Covid-19. Termasuk mereka pelaku UMKM yang berjualan secara online.

"Jumlahnya terus bertambah dan saat ini kami terus melakukan pendataan. Di akhir tahun ini akan diketahui berapa banyak penambahan pelaku usaha mikro di Paser," pungkasnya. (tom/cal)