Jajaran Polsek Balikpapan Utara masih menyelidiki mayat wanita yang ditemukan di dekat pemancingan RT 05 Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara,  Selasa (5/4) malam sekitar pukul 22.11 Wita lalu.  Mayat masih di kamar mayat (mortuary) RSKD Balikpapan. Namun usaha polisi untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian mayat tersebut, belum membuahkan hasil. Sampai saat ini mayat masih misterius identitas dan penyebab kematiannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Balikpapan Utara melalui Pawas Iptu Suyono Hadi. “Untuk identitas mayat wanita yang ditemukan di Graha Indah, belum terungkap, masih misteri,” ujarnya kepada Balikpapan Pos, Kamis (7/4) kemarin. Penyebab kematiannya pun juga belum diketahui. “Mayat masih di rumah sakit (RSKD),” ujar Hadi. Mayat yang sudah tak bisa dikenali karena membusuk, dievakuasi tim Inafis Polresta Balikpapan ke RSKD. Di kamar mayat RSKD, juga belum ada yang datang mengaku sebagai keluarganya.

Diberitakan sebelumnya, mayat seorang wanita tanpa identitas  ditemukan warga di dekat pemancingan Graha Indah, Balikpapan Utara. Kondisi mayat tak bisa dikenali lagi karena sudah proses pembusukan yang diperkirakan meninggal sekitar 5 hari lalu. Di sekitar mayat juga tidak ditemukan kartu identitas seperti KTP dan lainnya. 

Untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya, Polresta Balikpapan menurunkan tim Inafis  (Indonesia Automatic Fingerprint System)  melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  Dari informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, awalnya ada warga yang mencium bau tidak sedap di lokasi dekat pemancingan Graha Indah.  Warga pun penasaran yang mencari sumber bau tersebut.  Sungguh mengejutkan, ternyata jasad seorang wanita yang sudah mulai hancur.

"Identitasnya tidak diketahui. Tim Inafis dari Polresta sudah ke lokasi kejadian," kata Lurah Graha Indah Satrio kepada Balikpapan Pos, Rabu (6/4). Petugas Inafis Polresta dan Polsek Balikpapan Utara mendatangi lokasi kejadian, Rabu (6/4)  untuk melakukan olah TKP. Dari olah TKP diharapkan  bisa mengungkap identitas korban dan menyebab kematiannya. Petugas Inavis mengatakan, kematian perempuan misterius tersebut belum mengarah sebagai korban pembunuhan.  Di lokasi kejadian terdapat semak belukar dan ditemukan satu batang kayu Ulin. Selanjutnya petugas melakukan pemasangan police line di TKP.

Salah satu warga bernama Dadang yang  ikut menemukan mayat mengatakan, dirinya akan menjebak burung. Tiba-tiba dikagetkan oleh biawak yang kabur serta bau busuk menyengat. “Ternyata ada jasad seorang wanita,” ujarnya. Dadang sempat mengira sebuah boneka."Saya kira boneka, tapi saya gak berani ngecek, namanya takut," kata Dadang. Akhirya dirinya lapor ke warga setempat bernama Kateno, dan selanjutnya kabar tersebut disampaikan kepada warga lain dan ke polisi.

Babhinkamtibmas Graha Indah Aiptu Wempi mengatakan tidak mengenal korban, selain itu warganya juga tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarga. "Saya sudah tanya ke beberapa RT di sekitar situ. Tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Saya juga gak kenal sama korbannya," jelas Wempi. Wempi menegaskan menyerahkan sepenuhnya dari tim Inafis Polres untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Kalau ditanya apakah korban pembunuhan, semuanya masih dalam penyelidikan,”  pungkasnya. (jam/ono)