PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Cabang Kota Balikpapan saat ini tidak lagi melayani transaksi pembelian tiket kapal dengan sistem tunai. Kepala Pelni Cabang Balikpapan Purwadi menyampaikan itu saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Kamis kemarin (7/4). Dikatakan, pembayaran hanya bisa dilakukan dengan cashless atau non tunai.

“Untuk pembayaran khususnya di loket kantor Cabang Pelni Balikpapan tidak melayani tunai, harus non tunai semua. Jadi memakai kartu, bisa debit, kredit dan lainnya. Yang jelas tidak ada transaksi secara tunai,” kata Purwadi.

Hal tersebut, lanjut Purwadi, guna mengurangi kontak fisik antara petugas penjualan tiket dan para calon penumpang. Mengingat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir. Di samping itu, melalui pembayaran non tunai Pelni juga dapat melayani pelanggan lebih efektif dan cepat pada proses pembelian tiket. Sekaligus menghindari adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atau calo.

“Penumpang tidak ada keraguan lagi adanya tambahan biaya atau menghindari adanya calo. Kalau pakai kartu langsung sesuai dengan harga. Tidak ada tambahan biaya. Semua sekarang serba digital. Pembelian tiket tak harus ke kantor Pelni, bisa lewat daring,” ungkapnya.
Lantas bagaimana dengan calon penumpang yang sudah terlanjur membawa uang tunai atau tidak memiliki kartu, Purwadi menyebut, akan diarahkan ke travel agen. “Yang bawa uang tunai dan enggak punya kartu kita arahkan ke travel agen,” ucapnya. (Fredy Janu/Kpfm)