Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dalam memaksimalkan layanan publik di semua tingkatan menjadi bagian program smart city dengan fokus pengembangan jaringan internet di semua wilayah.

Kepala Diskomifostaper Paser Ina Rosana mengatakan, pengembangan smart city lebih di fokuskan pada pembangunan jaringan internet ke semua wilayah mulai dari pelosok desa hingga di pusat pemerintahan. "Untuk pelayanan internet kita maksimalkan agar bisa lebih baik lagi untuk semua OPD, mulai dari desa, puskesmas, kantor kecamatan, UPTD serta sekolah-sekolah," kata Ina, Jumat (3/6)

Ina Rosana melanjutkan, program smart city sudah dimulai sejak tahun lalu dan saat ini perkembangannya cukup signifikan, hal ini dibuktikan dengan adanya dua desa di Paser yang akan di bangun tower Telkomsel sejak awal kontrak kerjasama antara Pemkab dengan PT Telkom beberapa waktu lalu. Berdasarkan hal tersebut Pemkab Paser akan kembali untuk melakukan perpanjangan kerjasama dengan PT Telkom untuk program smart city tahun 2022 hingga 2023.

"Tahun 2022 ada 300 titik yang akan mendapatkan layanan internet diantaranya dua desa yang sudah ditentukan titik koordinatnya untuk pembangunan tower setinggi 72 meter, tepatnya berada di Desa Belimbing dan  Desa Muara Payang," ujarnya

Sedangkan untuk Desa Muara Toyu dan Desa Keladen kata Ina, sementara masih dalam proses penentuan titik koordinat.

" Dua desa tersebut masih penentuan titik koordinat terlebih dahulu, sementara Desa Belimbing dan Desa Muara Payang yang akan segera ditangani dalam waktu dekat," akunya.

Sementara itu General Manager Telkom Balikpapan Yoga Istanto, sangat mendukung adanya program smart city di Paser. Ia menegaskan dalam hal ini Telkom tidak hanya mengejar keuntungan semata kepada masyarakat, namun pihaknyap juga ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat melalui program dari Pemkab Paser.

"Kami dari Telkom merasa bangga, dan berterima kasih sudah diberikan kepercayaan untuk membantu mensukseskan program smart city Pemkab Paser," ucapnya.

Menurutnya, smart city bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan Pemkab dan sifatnya transparan, sehingga masyarakat juga dapat memonitor kinerja pemerintah. Ia pun berharap Pemkab Paser kedepannya dapat lebih mengedepankan pelayanan publik yang berbasis teknologi sehingga lebih mudah diakses masyarakat. "Semoga dengan suksesnya program smart city pelayanan publik yang berbasis teknologi sehingga lebih mudah di akses masyarakat," harapnya.(tom/han)