Hampir seluruh wilayah Balikpapan pada Kamis (25/8) dini hari mengalami hujan deras yang mengakibatkan beberapa daerah tertentu dilanda banjir. Dengan adanya kejadian tersebut, Badan Meteorologi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan menyampaikan bahwa sebelumnya telah memberikan peringatan dini.

Peringatan tersebut melalui Duty Forecaster Stasiun Meteorolagi Kelas 1 Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, sebanyak 2 kali. Dimulai pada tanggal 24 Agustus pukul 23.49 Wita hingga tanggal 25 Agustus pada pukul 04.24 Wita.

"Peringatan dini ini telah disampaikan dan diterima oleh BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya melalui WhatsApp grup info BMKG Kaltim, info cuaca maritim Kaltim," kata Kepala BMKG Balikpapan, Erika Mardiyanti.

BMKG telah mencatat tingginya curah hujan dengan durasi puncak hujan kurang lebih 1 jam 42 menit (curah hujan tertakar 190 mm), di wilayah Balikpapan pukul 01.25 Wita hingga pukul 04.56 Wita masih berupa hujan ringan dan belum berhenti.

Adapun puncak hujan terjadi antara pukul 02.42 Wita sampai dengan pukul 04.00 Wita. Sehingga mengakibatkan air mengenang dan merendam beberapa permukiman warga dan sebagian jalanan di Balikpapan.

Erika menerangkan, berdasarkan hasil kondisi dinamika atmosfer teridentifikasi adanya pola sirkulasi pusaran angin di Selat Makassar dan pola shearline serta konvergensi yang cukup lokal (925-850 mb) di wilayah Balikpapan dan sekitarnya.

"Kondisi kelembaban udara yang cukup tinggi di lapisan atas membuat Balikpapan dan sekitarnya menjadi tempat yang subur bagi pertumbuhan awan dan hujan," tuturnya. (jam/cal)