Dengan adanya judi togel dan sabung ayam di masyarakat, pihak kepolisian berupaya untuk melakukan pemberantasan. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Dirkrimum Polda Kaltim, Kombespol Kristiaji, bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan setiap minggunya.

"Yang jelas kami setiap bulan melakukan penangkapan dan kemarin kita hampir setiap minggu ada pengungkapan," kata Kristiaji, Senin (29/8). Dirinya menyampaikan, petugas dalam melakukan penindakan memiliki beberapa kekurangan, sehingga tidak semua kasus yang ada bisa ditangani. "Tentunya kami juga punya keterbatasan terhadap input informasi," imbuhnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat Kaltim khususnya Balikpapan, apabila ada yang menemukan kasus judi togel ataupun sabung ayam, serta kasus yang lain, agar bisa melaporkan ke polisi. "Harapan kami tentunya bila masyarakat menemukan adanya praktik perjudian apa saja. Silahkan lapor ke callsign kami 110 dan akan kami tindaklanjuti," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk praktik judi sendiri saat ini tidak hanya manual, namun canggih mengikuti perkembangan teknologi yang ada. "Karena sekarang juga sudah modern, yang dalam sesaat bisa langsung kita lakukan upaya-upaya penangkapan," pungkasnya. Berdasarkan penelurusan harian ini, arena judi sabung ayam di salah satu kawasan Balikpapan Timur tutup sejak adanya instruksi Kapolri untuk memberantas perjudian dan narkoba.

“Sudah sepi, tidak ada lagi judi sabung ayam. Padahal sebelumya cukup ramai,” kata seorang pedagang yang sering berjualan dekat arena sabung ayam. Disebutkan pria yang enggan disebutkan namanya ini, transaksi perjudian sabung ayam bisa mencapai puluhan juta rupiah. Adanya instruksi Kapolri untuk memberantas perjudian, membuat pelaku sabung ayam mengalihkan ke judi pertandingan sepakbola tanpa mau menyebutkan tempatnya. “Ya bisa dicek saja dimana ada pertandingan sepakbola. Di tv kali,” katanya sambil tersenyum. (jam/cal)