Sampai saat ini Pasar Rakyat Km 12 Karang Joang, di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara belum ada aktivitas jual beli. Padahal, rencananya bulan Febuari tahun ini akan dilaunching oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan.

Lahabe (60) warga Karang Joang mengatakan, awal mulai di buka pada 2018 lalu sempat ramai aktifitas jual-beli. Namun sekarang sudah sepi, tidak ada lagi pedagang maupun pembeli yang ke pasar rakyat ini.

"Tidak ada pedagang yang mau berjualan di sini, liat aja lapaknya semuanya kosong. Lihat aja gedung pasar terlihat sangat terbengkalai, atap gedung mulai mengalami kerusakan," katanya kepada Balikpapan Pos, Jumat (9/9).

Ia menjelaskan, pedagang tidak mau jualan di Pasar Rakyat Karang Joang, karena jauh. Waktu itu, sempat ramai saat digunakan pedagang pasar malam. Namun tidak berlangsung lama, sebab pasar malam sekarang pindah.

Dia menyampaikan, seharusnya dinas terkait melakukan promosi ke masyarakat, agar masyarakat tahu, jika di Km 12 ada pasar rakyat. Ini lapak sudah ada yang punya semua, kurang lebih ada 70 lapak. Padahal disini fasilitasnya lengkap.

Menurutnya, pembangunan gedung pasar rakyat ini, hanya membuang-buang anggaran dan mubazir, karena hingga saat ini gedung tidak digunakan untuk semestinya. Kemarin sempat ramai tapi bukan jualan, tapi digunakan untuk fasilitas vaksin.

"Bisa saja pasar ini kembali ramai, namun pemerintah kota Balikpapan harus menata ulang pasar ini, dengan memasukan pedagang ikan yang ada dipinggir jalan, sebab banyak warga di daerah ini keluar untuk membeli ikan di pinggir jalan," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, kalau bisa pasar malam dialihkan kesini saja, daripada pasar ini tidak ada aktifitas sama sekali, dan terlihat mubazir mending dijadikan pasar malam biar ramai.(djo/vie)