-Pemerintah Kota Balikpapan menghentikan jadwal pengoperasian posko gabungan untuk mengawasi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Pandansari, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat yang telah berdiri selama satu tahun.

"Saat ini kita hanya melakukan patroli saja. Namun untuk posko secara khusus sudah tidak, karena sudah satu tahun," kata Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli kepada awak media, Minggu (18/9).

Ia menjelaskan, meskipun tidak ada lagi posko gabungan di sekitar Pasar Pandansari, pihaknya telah menjadwalkan untuk tetap melakukan patroli, dengan melibatkan regu dari Satpol PP Kota Balikpapan.

Dia menyampaikan, pelaksanaan patroli ini dilakukan untuk memastikan jadwal batas waktu berjualan PKL di kawasan Pasar Pandansari tetap berjalan, yakni maksimal hingga pukul 10.00 Wita. Dan para PKL diperbolehkan menggelar kembali dagangannya pada pukul 16.00 Wita.

"Kami berharap pola yang telah dilaksanakan sudah satu tahun bisa berlanjut. Jadi disana cukup kita kasih tahu aja, edukasi dan patroli aja sifatnya, kalau menunggu atau posko tidak ada. Untuk waktu jam berjualan tetap. Jam 10.00 mereka sudah harus buka jalan, nanti jam 16.00 lagi baru gelar jualan lagi," terangnya.

Menurut Zulkifili, meski sudah tidak ada lagi posko gabungan, kondisi PKL di kawasan Pasar Pandansari relatif tertib. Sehingga pihaknya akan terus melanjutkan upaya pemberian edukasi kepada para PKL.

"Relatif tertib, kami tidak bisa menyatakan tertib di fasum. Jadi kalau sudah waktunya itu ada regu khusus yang masuk kesana untuk mengingatkan pedagang untuk membuka jalan. Jadi pedagang tidak jualan seharian kayak dulu," pungkasnya.(djo/vie)