Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Balikpapan telah mengajukan Pengganti Antar Waktu (PAW) terhadap almarhum Johny Ng.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud yang juga Wali Kota Balikpapan mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan proses PAW. Bahkan  berkas PAW sudah lengkap.

Ia mengatakan, berkas PAW sudah terkumpul dan lengkap, selanjutnya akan dilaporkan ke Ketua DPRD dan KPU Kota Balikpapan, kemudian diteruskan kepada Gubernur Kaltim.

Dia mengaku, DPRD Balikpapan telah bersurat ke Gubernur Kaltim, melalui Wali Kota Balikpapan untuk penetapan pemberhentian karena yang bersangkutan meninggal dunia. DPRD juga sudah bersurat ke KPU Balikpapan untuk meminta calon penggantinya.

"Berkasnya sudah ke Gubernur Kaltim, tinggal menunggu. Semoga dalam waktu dekat ini sudah kembali," kata Rahmad kepada awak media, Minggu (18/9).

Seperti diketahui proses PAW diawali dari pengajuan partai, kemudian ketua DPRD mengajukan ke KPU Kota Balikpapan. Setelah diverifikasi, KPU mengeluarkan pengganti sesuai perundang-undangan. Setelah KPU mengeluarkan pengganti, DPRD segera memproses persyaratan untuk diajukan ke Gubernur Kaltim melalui Wali Kota Balikpapan.

Menurutnya, setelah pemberhentian mendapatkan penetapan dari Gubernur Kaltim baru akan diproses PAW. Nantinya penetapan PAW tersebut akan dilakukan melalui Rapat Paripurna Istimewa.

"Setelah ada SK Peresmian dari Gubernur nanti akan dilantik oleh Ketua DPRD dalam Rapat Istimewa," tuturnya.

Dirinya menambahkan, calon pengganti almarhum Johny Ng adalah yang memperoleh suara sah terbanyak urutan berikutnya dalam daftar peringkat perolehan suara Partai Golkar pada dapil yang sama.

"Untuk pengganti almarhum Johny Ng harus sesuai dengan ketentuan. Yakni suara terbanyak di bawahnya dalam satu dapil. Berdasarkan urutan suara terbanyak saat Pileg 2019 lalu di Dapil Balikpapan Selatan dari Partai Golkar adalah Edy Alfonso yang menempati peringkat ketiga suara tertinggi setelah almarhum Johny Ng dam Hj Suwarni," pungkasnya.(djo/vie)