Pemerintah Kota Balikpapan mulai melakukan pendataan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kota Balikpapan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan Arfiansyah mengatakan, hasil dari pendataan RTLH yang dilakukan ini, nantinya akan segera sosialisasikan kepada Camat dan Lurah se-kota Balikpapan.

Ia menjelaskan, target pendataa RTLH sudah dapat terkumpul paling lambat  8 Oktober 2022 sehingga para Camat dan Lurah memiliki waktu luang untuk mensosialisasikannya kepada Ketua RT setempat.

"Kegiatan RTLH ini, sebagai tindak lanjut dari Launching GRIYAKU Kota Balikpapan. Untuk pengisian bank data RTLH nantinya akan berbasis online (google form), pengisian formulir RTLH akan dibuka mulai 20 hingga 30 September 2022," kata pria yang akrab disapa Arfi kepada wartawan, Selasa (20/9).

Dia menuturkan, untuk saat ini, pihaknya sudah menyiapkan tutorialnya dan bahan bacaannya yang sangat sederhana, agar mudah diaplikasikan menggunakan HP android, Laptop/Komputer PC dan Tab, oleh siapa pun.

Menurutnya, bank data RTLH sangat berguna untuk penyusunan program kegiatan karena akan menghasilkan informasi. Seperti data RTLH secara reguler dan akibat bencana, data RTLH yang dihuni oleh MBR dan Non MBR, data pendapatan penghuni RTLH MBR dan Non MBR baik sewa maupun milik sendiri, data RTLH yang berlokasi di kawasan legal dan ilegal.

"Untuk program dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu.  Rehab rumah RTLH yang lolos verifikasi/persyaratan, penawaran tempat tinggal (sisi penghunian) ke rusunawa yang jumlahnya 9 tower tersebar di Balikpapan, penawaran tempat tinggal (sisi kepemilikan ) di kawasan perumahan MBR dengan fasilitasi pembiayaan mikro "KPR ringan" antar perbankan dan asosiasi pengembang dan kolaborasi penanganan RTLH oleh pemilik lahan dikawasan ilegal (squatter)," terangnya.

“Alhamdulillah pak camat dan pak lurah mendukung penuh pendataan RTLH tersebut, hal ini sesuai dengan arahan Pak Wali Kota saat memberikan sambutan pada Launching GRIYAKU Balikpapan," pungkasnya.(djo/vie)