Kakak beradik yang juga petinggi di perusahaan batu bara di Kutai Kartanegara itu dibacok dengan parang oleh dua pria berinisial HS (39) dan AN (35). Akibat kejadian itu, korban berinisial NX tewas seusai menderita banyak luka tebasan di sekujur tubuhnya.

Sementara itu, korban berinisial NC harus kehilangan dua jari tangan kanannya akibat tebasan parang dari dua pelaku tersebut.Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP I Made Suryadinata mengungkapkan peristiwa itu bermula ketika kedua pelaku berinisial HS dan AN ditugaskan oleh si pemilik lahan di sekitar area PT Kalimantan Bara Perkasa (KBP) yang terletak di Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, pada Minggu (25/9) sore lalu.

Kedua pelaku saat itu diminta menjaga lahan. Diketahui terdapat lubang bekas galian batu bara di lokasi lahan tersebut. Kedua pelaku kemudian mendatangi perusahaan meminta agar PT KBP untuk segera menutup lubang. “Sebelumnya, pemilik lahan ada kerja sama dengan korban.

Dalam kesepakatan awalnya, apabila lahan sudah selesai ditambang lubang harusnya langsung ditimbun lagi,” terang AKP Suryadinata saat menggelar konferensi pers di Mapolres Kukar pada Selasa (27/9) sore, seperti dikutip Kaltim Post. (*)