Polsek Balikpapan Barat melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan berujung maut yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga di Kampung Baru, beberapa waktu lalu. Rekonstruksi dilaksanakan di Mapolsekta Balikpapan Barat pada Jumat (30/9) pagi dengan menghadirkan tersangka S didampingi pengacaranya, keluarga korban, dan saksi-saksi sejumlah 9 orang, serta ketua RT.

Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Djoko Purwanto menjelaskan, dalam rekonstruksi tersebut ada 20 adegan yang diperagakan. "Pada adegan kelima terjadi penendangan terhadap korban dan adegan keenam terjadi menggigit dada daripada korban," kata Djoko.

Djoko menyampaikan, pihaknya telah melakukan otopsi terhadap korban, apakah korban meninggal dunia karena penganiayaan atau penyebab yang lain. "Untuk hasil otopsi masih menunggu hasil organ dalam yang kita kirim ke Rumah Sakit Kanujoso, nanti kita tinggal menunggu dari rumah sakit itu hasilnya apa. Karena para dokter forensik lah yang mengetahui hasil dari kematian korban," bebernya.

Djoko menambahkan, antara pelaku dengan korban memang pernah cekcok sebelumnya, namun tidak sering. Ditanya terkait hasil organ dalam bisa diketahui, Djoko menyampaikan, dalam waktu dekat diperkirakan bisa keluar. "Hasil organ dalam kemungkinan satu dua hari ini akan keluar. Untuk hasil otopsi kita masih menunggu dari hasil organ dalam keluar," jelasnya.

Djoko menegaskan, pihaknya telah menetapkan pelaku S sebagai tersangka, karena atas perbuatannya melakukan penganiayaan. "Walaupun nanti seandainya hasil otopsi yang masih kita tunggu berbeda. Pasal masih menunggu dulu," pungkasnya. (jam/cal)